My Rainbow Dreams

Just Blogger Templates

Rabu, 23 November 2011

Pentingnya Manajemen Kontrol Keamanan pada Sistem


Tujuan pengontrolan adalah untuk memastikan bahwa CBIS telah diimplementasikan seperti yang direncanakan, system beroperasi seperti yang dikehendaki, dan operasi tetap dalam keadaan aman dari penyalahgunaan atau gangguan.

Properti Sistem Yang Memberikan Keamanan
Sebuah system harus mempunyai tiga property (sifat), yaitu :
  • Integritas, system akan mempunyai integritas bila ia berjalan menurut spesifikasinya. Perancang system berusaha untuk mengembangkan system yang mempunyai integritas fungsional, yaitu kemampuan untuk melanjutkan operasi, apabila salah satu atau lebih dari komponennya tidak berjalan.

  • Audibilitas, ia akan bersifat audible jika ia memiliki visibilitas dan accountability (daya perhitungan). Bila system memiliki audibilitas maka mudah bagi seseorang untuk memeriksa, memverifikasi atau menunjukkan penampilannya.

  • Daya kontrol, daya kontrol memungkinan manajer untuk menangani pengerahan atau penghambatan pengaruh terhadap system. Teknik yang efektif untuk mendapatkan daya kontrol system ini adalah dengan membagi system menjadi subsistem yang menangani transaksi secara terpisah.

Tugas Kontrol CBIS
Kontrol CBIS mencakup semua fase siklus hidup. Selama siklus hidup, kontrol dapat dibagi menjadi kontrol-kontrol yang berhubungan dengan pengembangan, disain dan operasi. Manajer dapat memperoleh kontrol dalam ketiga area secara langsung melalui ahli lain, seperti auditor.

 


Kontrol Disain Sistem
Selama fase disain dan analisis dari siklus hidup system, Analis System, DBA dan Manajer Jaringan membangun fasilitas kontrol tertentu dalam disain system. Selama fase implementasi, programmer menggabungkan kontrol tersebut ke dalam system. Disain system dikontrol dengan cara menggabungkan kontrol software menjadi lima bagian pokok, yaitu :
– Permulaan Transaksi (Transaction Origination)
Tahap-tahap yang harus dilakukan pada permulaan transaksi terdiri atas ;
  1. Permulaan dokumen sumber
  2. Kewenangan
  3. Pembuatan input computer
  4. Penanganan kesalahan
  5. Penyimpanan dokumen sumber

- Entri Transaksi (Transaction Entry)
Entri transaksi mengubah data dokumen sumber menjadi bentuk yang dapat dibaca oleh komputer. Kontrol ini berusaha untuk menjaga keakuratan data yang akan ditransmisikan ke jaringan komunikasi atau yang akan dimasukkan secara langsung ke dalam komputer. Area kontrolnya meliputi atas :
  1. Entri data
  2. Verifikasi data
  3. Penanganan kesalahan
  4. Penyeimbangan batch

- Komunikasi Data (Data Communication)
Komputer yang ada dalam jaringan memberikan peluang risiko keamanan yang lebih besar dari pada komputer yang ada di dalam suatu ruangan. Area kontrol ini terdiri dari :
  1. Kontrol pengiriman pesan
  2. Kontrol saluran (channel) komunikasi
  3. Kontrol penerimaan pesan
  4. Rencana pengamanan datacom secara menyeluruh

- Pemrosesan Komputer (Computer Processing)
Pada umumnya semua elemen kontrol pada disain system selalu dikaitkan dengan pemasukan data ke dalam komputer. Area kontrol pada pemrosesan komputer terdiri dari :
  1. Penanganan data
  2. Penanganan kesalahan
  3. Database dan perpustakaan software

Sebagian besar kontrol database dapat diperoleh melalui penggunaan Sistem Manajemen Database (Database Management System/DBMS)
Tingkat keamanan dalam DBMS terdiri dari
  1. Kata kunci (Password)
  2. Direktori pemakai (User Directory)
  3. Direktori elemen data (Field Directory)
  4. Enkripsi (Encryption)

- Output Komputer (Computer Output)
Komponen subsistem ini bertanggung jawab untuk mengirimkan produk (output) kepada pemakai (user). Yang termasuk dalam area ini adalah :
  1. Penyeimbangan operasi komputer
  2. Distribusi
  3. Penyeimbangan departemen pemakai
  4. Penanganan kesalahan
  5. Penyimpanan record

* Kontrol Terhadap Pengoperasian Sistem
Kontrol pengoperasian system didasarkan pada struktur organisasional dari departemen operasi, aktivitas dari unit yang ada dalam departemen tersebut.
Kontrol yang memberikan kontribusi terhadap tujuan ini dapat diklasifikasikan menjadi lima area :
1. Struktur organisasional
2. Kontrol perpustakaan
3. Pemeliharaan peralatan
4. Kontrol lingkungan dan kemanan fasilitas
5. Perencanaan disaster, meliputi area :
- Rencana keadaan darurat (emergency plan)
- Rencana back-up (backup plan)
- Rencana record penting (vital record plan)
- Rencana recovery (recovery plan)

Keamanan Sistem
Definisi Keamanan
Adalah proteksi perlindungan atas sumber-sumber fisik dan konseptual dari bahaya alam dan manusia. Kemanan terhadap sumber konseptual meliputi data dan informasi
Tujuan-tujuan Keamanan ; dimaksudkan untuk mencapai 3 tujuan utama , yaitu :
1. Kerahasiaan, perusahaan berusaha melindungi data dan informasi dari orang-orang yang tidak berhak.
2. Ketersediaan, tujuan CBIS adalah menyediakan data dan informasi bagi mereka yang berwenang untuk menggunakannya.
3. Integritas, semua subsistem CBIS harus menyediakan gambaran akurat dari sistem fisik yang diwakilinya.

Pengendalian Akses ; dicapai melalui suatu proses 3 langkah, yang mencakup :
1. Indentifikasi User.
2. Pembuktian Keaslian User.
3. Otorisasi User.

http://santiw.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/2942/KEAMANAN+DAN+KONTROL

Cara membuat WBS pada penulisan PI telah dibuat.

WBS merupakan perangkat yang membantu kita untuk menentukan dan mengelompokkan elemen-elemen pekerjaan (tugas) dan membantu mengetahui Ruang Lingkup pekerjaan.

Penulisan Ilmiah ini berjudul “ WEBSITE SEKOLAH SDN SUKAMAJU 1 DENGAN DREAMWEAVER 8  MENGGUNAKAN PHP dan  MySQL ”

Website SDN SUKAMAJU 1 ini terdiri dari tujuh halaman, yang berita penjelasan tentang sekolah tersebut.

Halaman pertama terdiri dari halaman home yang menjelaskan sejarah berdirinya sekolah tersebut agar para pengunjung web tersebut bisa mengetahuinya. Halaman kedua adalah halaman About adalah halaman yang bercerita tentang segala macam yang mengenai sekolah sdn sukamaju. Halaman ketiga adalah halaman Profil yaitu halaman yang berisi pfofil sekolah yang ditulis untuk memperkenalkan sekolah pada masyarakat.


Halaman keempat yaitu halaman Guestbook yang berguna untuk menerima saran dan kritik yang ingin dikirim oleh masyarakat buat sekolah. Halaman kelima adalah halaman daftar online buat sekolah yang berguna untuk memepermudah masyarakat mendaftar anak nya kesekolah tanpa harus kesekolah. Halaman news adalah halaman buat memuat berita dan Halaman gallery yaitu untuk memasukan poto-poto sekolah dan murid yang berprestasi.

Senin, 17 Oktober 2011

TELEMATIKA


TELEMATIKA

1.    Abstraksi
Telematika mempunyai peranan sangat penting dan strategis sebagai komponen infrastruktur untuk perkembangan ekonomi. Pelayanan telematika dapat menggantikan bentuk komunikasi lain dan seringkali lebih efektif penggunaannya baik dari segi biaya,waktu dan rantai distribusinya.
Telematika juga sangat penting dalam komunikasi maupu dalam pencarian informasi. Telematika juga berkembang  menjadi wacana multimedia. Sehingga masyarakat yang bergerak didunia multimedia sangat bergantung kepada telematika yang ada saat ini. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah “konvergensi”. Semula Media masih belum menjadi bagian integral dari isu konvergensi teknologi informasi dan komunikasi pada saat itu.

2.    Pendahuluan
2.1 Latar Belakang.
        Perkembangan teknologi informasi khususnya dibidang duni teknologi sangat pesat perkembangannya. Hal ini telah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari misalnya perkembangan telematika,contoh yang dapat kita ambil dari telematika yaitu komputer dan internet. Fungsi dari komputer saat ini bukan hanya sekedar tugas kantor, tetapi dengan komputer kita bisa mendapatkan informasi yang luas dan berwawasan dari pelosok penjuru dunia menggunakan jasa internet.
        Penyampaian dan penyebarluasan informasi dengan menggunakan fasilitas jasa internet dan world wide web yang sedang banyak digandrungi mulai dari kalangan pelajar, mahasiswa, sampei kepada perusahaan-perusahaa yang bergerak dibidang bisnis maupun lainnya. Hal ini membuat para pengguna jasa internet dapet mengetahui informasi yang dibutuhkan dengan menggunakan fasilitas jasa warnet. Internet merupakan salah satu contoh telematika.

2.2          Batasan Masalah.
Dalam penulisan ini penulis hamya membahas tentang pengertian telematika, contoh-contoh atau bentuk-bentuk penerapan telematika, serta menjelaskan teknologi yang ada didalam telematika.

 3.             Landasan Teori       
3.1 Pengertian Telematika.
        Kata telematika berasal dari istilah dalam bahasa Perancis telematique, yang artinya adalah sebuah gabungan sistem jaringan komunikasi dan teknologi informasi ( Telecomunication and Informatics ) sebagai wujud dari perpaduan konsep computing and communication . Istilah telematika juga dikenal sebagai ( The New Hybrid Technology ) yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Istilah telematika juga merujuk pada hakekat cyberspace, yaitu sebagai suatu sistem elektronik yang lahir dari perkembangan dan konvergensi telekomunikasi, media dan informatika.
        

3.2 Contoh Penerapan Telematika.
Ragam bentuk yang akan disajikan merupakan aplikasi yang sudah berkembang diberbagai sektor, maka tidak menutup kemungkinan terjadi tumpang tindih. Semua kegiatan dengan istilah work and play dapat menggunakan telematika sebagai penunjang kinerja usaha semua usaha dalam semua sektor, sosial, ekonomi dan budaya. Bentuk-bentuk tersebut adalah:

            1). E-goverment
     E-goverment dihadirkan dengan maksud untuk administrasi pemerintahan secara elektronik. Di Indonesia ini, sudah ada suatu badan yang mengurusi tentang telematika, yaitu Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI). TKTI mempunyai tugas mengkoordinasikan perencanaan dan mempelopori program aksi dan inisiatif untuk menigkatkan perkembangan dan pendayagunaan teknologi telematika di Indonesia, serta memfasilitasi dan memantau a
     Tim tersebut memiliki beberapa terget. Salah satu targetnya adalah pelaksanaan pemerintahan online atau e-goverment dalam bentuk situs/web internet. Dengan e-goverment, pemerintah dapat menjalankan fungsinya melalui sarana internet yang tujuannya adalah memberi pelayanan kepada publik secara transparan sekaligus lebih mudah, dan dapat diakses (dibaca) oleh komputer dari mana saja.
       E-goverment juga dimaksudkan untuk peningkatan interaksi, tidak hanya antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga antar sesama unsur pemerintah dalam lingkup nasional, bahkan intrernasional. Pemerintahan tingkat provinsi sampai kabupaten kota, telah memiliki situs online. Contohnya adalah DPR, DKI Jakarta, dan Sudin Jaksel. Isi informasi dalam e-goverment, antara lain adalah profil wilayah atau instansi, data statistik, surat keputusan, dan bentuk interaktif lainnya.

2). E-commerce
       Prinsip e-commerce tetap pada transaksi jual beli. Semua proses transaksi perdagangan dilakukan secara elektronik. Mulai dari memasang iklan pada berbagai situs atau web, membuat pesanan atau kontrak, mentransfer uang, mengirim dokumen, samapi membuat claim.
        Luasnya wilayah e-commerce ini, bahkan dapat meliputi perdagangan internasional, menyangkut regulasi, pengiriman perangkat lunak (soft ware), erbankan, perpajakan, dan banyak lagi. E-commerce juga memiliki istilah lain, yakni e-bussines. Contoh dalam kawasan ini adalah toko online, baik itu toko buku, pabrik, kantor, dan bank (e-banking). Untuk yang disebut terakhir, sudah banyak bank yang melakukan transaksi melalui mobile phone, ATM (Automatic Teller Machine – Anjungan Tunai Mandiri) , bahkan membeli pulsa.

3). E-learning
      Globalisasi telah menghasilkan pergeseran dalam dunia pendidikan, dari pendidikan tatap muka yang konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka. Di Indonesia sudah berkembang pendidikan terbuka dengan modus belajar jarah jauh (distance lesrning) dengan media internet berbasis web atau situs. Kenyataan tersebut dapat dimungkinkan dengan adanya teknologi telematika, yang dapat menghubungkan guru dengan muridnya, dan mahasiswa dengan dosennya. Melihat hasil perolehan belajar berupa nilai secara online, mengecek jadwal kuliah, dan mengirim naskah tugas, dapat dilakukan.
       Peranan web kampus atau sekolah termasuk cukup sentral dalam kegiatan pembelajaran ini. Selain itu, web bernuansa pendidikan non-institusi, perpustakaan online, dan interaksi dalam group, juga sangatlah mendukung. Selain murid atau mahasiswa, portal e-learning dapat diakses oleh siapapun yang memerlukan tanpa pandang faktor jenis usia, maupun pengalaman pendidikan sebelumnya.
         Hampir seluruh kampus di Indonesia, dan beberapa Sekolah Menegah Atas (SMA), telah memiliki web. Di DKI Jakarta, proses perencanaan pembelajaran dan penilaian sudah melalui sarana internet yang dikenal sebagai Sistem Administrasi Sekolah (SAS) DKI, dan ratusan web yang menyediakan modul-modul belajar, bahan kuliah, dan hasil penelitian tersebar di dunia internet.
       Bentuk telematika lainnya masih banyak lagi, antara lain ada e-medicine, e- laboratory, e-technology, e-research, dan ribuan situs yang memberikan informasi sesuai bidangnya. Di luar berbasis web, telematika dapat berwujud hasil dari kerja satelit, contohnya ialah GPS (Global Position System), atau sejenisnya seperti GLONAS dan GALILEO, Google Earth, 3G, dan kini 4G, kompas digital, sitem navigasi digital untuk angkutan laut dan udara, serta teleconference.


3.3  Teknologi dalam Telematika.
1.    Televisi .
Televisi sangat bermanfaat bagi masyarakat dizaman sekarang, selain menjadi hiburan dan mendapatkan informasi.
2.    Komputer atau Laptop.
Komputer adalah salah satu yang termasuk dalam teknologi telematika. Komputer dapat digunakan untuk mengerjakan segala tugas kantor ataupun tugas mahasiswa yang diberikan oleh dosen.
3.    Handphone.
Handpone adalah sesuatu alat yang dapat membantu masyarakat dalam berkomunikasi, baik jarak jauh maupun jarak dekat.
4.    Satelit.
Satelit adalah benda yang mengorbit benda lain dengan periode revolusi dan rotasi tertentu.

REFERENSI:
1.    Sonny Yuliar, Memotret telematika Indonesia, menyongsong masyarakat informasi nusantara.
2.    Eko Arryawan, Sehari jadi Pakar Telematika.